Menikmati Proses
Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses.
Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses
dan bukan hasil. Kalau hasil itu Allah SWT yang menetapkan. Kita
hanya punya dua kewajiban, yaitu menjaga setiap niat dari apapun yang
kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang
dilakukan, selebihnya terserah Allah SWT.
Seperti para mujahidin yang berjuang membela bangsa dan agamanya,
sebetulnya bukan kemenangan yang terpenting bagi mereka karena menang
kalah itu akan selalu digilir kepada siapapun. Tapi yang paling
penting baginya adalah bagaimana selama berjuang itu niatnya benar
karena Allah dan selama berjuang itu akhlaknya juga tetap terjaga.
Tidak akan rugi orang yang mampu berbuat seperti ini sebab ketika
dapat mengalahkan lawan berarti dapat pahala, kalaupun terbunuh
berarti bisa jadi syuhada.
Ketika berjualan dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga, maka
masalah yang terpenting bagi kita bukanlah uang dari jualan itu,
karena uang itu ada jalurnya, ada rezekinya dari Allah SWT dan semua
pasti mendapatkannya. Karena kalau kita mengukur kesuksesan itu dari
untung yang didapat, maka akan gampang sekali bagi Allah SWT untuk
memusnahkan untung yang didapat hanya dalam waktu sekejap.
Dibuat musibah menimpanya, dikenai bencana, hingga akhirnya semua
untung yang dicari berpuluh-puluh tahun bisa sirna seketika. Walhasil
yang terpenting dari bisnis dan ikhtiar yang dilakukan adalah
prosesnya. Misal, bagaimana selama berjualan itu kita selalu menjaga
niat agar tidak pernah ada satu miligram pun hak orang lain yang
terambil oleh kita, bagaimana ketika berjualan itu kita tampil penuh
keramahan dan penuh kemuliaan akhlak, bagaimana ketika sedang bisnis
benar-benar dijaga kejujuran kita, tepat waktu, janji-janji kita
penuhi.
Keuntungan saat berproses dalam mencari nafkah adalah dengan menjaga
nilai-nilai perilaku kita. Uang bukanlah hal yang harus selalu
dipikirkan, karena Allah Mahatahu kebutuhan kita, lebih tahu dari
kita sendiri. Kita sama sekali tidak akan terangkat oleh keuntungan
yang kita dapatkan, tapi kita akan terangkat oleh proses mulia yang
kita jalani. Hal ini perlu dicamkan baik-baik oleh siapa pun bahwa
yang termahal dari kita adalah nilai-nilai yang selalu kita jaga
dalam proses.
Termasuk ketika kuliah bagi para pelajar, kalau kuliah hanya
menikmati hasil ataupun hanya ingin gelar, bagaimana kalau meninggal
sebelum diwisuda? Apalagi kita tidak tahu kapan meninggal. Karena
itu, hal terpenting dari perkuliahan adalah selalu bertanya pada
diri, mau apa dengan kuliah ini? Apakah sekadar untuk mencari isi
perut? Bukankah Imam Ali ra pernah mengatakan, ''Orang yang
pikirannya hanya pada isi perut, maka derajat dia tidak akan jauh
beda dengan yang keluar dari perutnya.
'' Kalau hanya ingin cari uang, hanya tok uang, maka asal tahu saja
penjahat juga pikirannya hanya uang. Bagi kita kuliah adalah suatu
ikhtiar agar nilai kemanfaatan hidup kita meningkat. Kita menuntut
ilmu supaya tambah luas ilmu hingga akhirnya hidup kita bisa lebih
meningkat manfaatnya. Ikhtiar dalam meningkatkan kemampuan salah satu
tujuannya adalah agar dapat memberi manfaat bagi orang lain. Kita
cari nafkah sebanyak mungkin supaya bisa menyejahterakan orang lain.
Dalam mencari rezeki ada dua perkara yang perlu selalu kita jaga,
ketika sedang mencari kita sangat jaga nilai-nilainya, dan ketika
mendapatkannya kita distribusikan sebanyak-banyaknya. Inilah yang
terpenting. Dalam melakukan hal apapun, bertanyalah selalu, untuk apa
kita melakukan semua itu. Saat melamar seseorang, kita harus siap
menerima kenyataan bahwa yang dilamar itu belum tentu jodoh kita.
Mungkin kita sudah datang ke calon mertua, sudah bicara baik-baik,
sudah menentukan tanggal, tiba-tiba menjelang pernikahan ternyata ia
mengundurkan diri atau akan menikah dengan yang lain.
Sakit hati adalah sesuatu yang wajar dan manusiawi, tapi ingat bahwa
kita tidak pernah rugi kalau niatnya dan caranya sudah benar. Mungkin
Allah SWT telah menyiapkan calon lain yang lebih cocok bagi kita.
Mungkin pula kita sudah daftar ibadah haji, sudah dipotret, sudah
manasik, dan sudah siap untuk berangkat, tiba-tiba ada sesuatu hal
yang membatalkan kepergian kita, seperti yang terjadi kemarin. Apakah
ini suatu kerugian?
Belum tentu! Siapa tahu ini merupakan pertolongan dari Allah SWT,
karena kalau jadi berangkat ibadah haji kita belum tentu mabrur.
Allah SWT sangat tahu kapasitas keimanan dan keilmuan kita. Oleh
sebab itu, sekali lagi jangan terpukau oleh hasil. Hasil yang baik
menurut kita belum tentu baik menurut perhitungan Allah SWT. Jika
kualifikasi mental kita hanya uang lima puluh juta, maka uang satu
milyar bisa menjadi musibah bagi kita. Datangnya rezeki akan efektif
kalau keilmuan dan keimanan kita mantap.
Kalau tidak, datangnya uang, gelar, pangkat, atau kedudukan yang
tidak dibarengi kualitas pribadi yang bermutu sama dengan datangnya
musibah. Ada orang yang hina gara-gara dia punya kedudukan, karena
kedudukannya tidak dibarengi dengan kemampuan mental yang baik.
Sahabat, selalulah kita menikmati proses. Seperti saat seorang ibu
membuat kue lebaran, ternyata kue lebaran yang sangat enak itu telah
melewati proses yang begitu panjang dan lama.
Mulai dari mencari bahan, memilah-milahnya, menyediakan peralatan
yang pas, hingga memadukannya dengan takaran yang tepat. Begitu pula
ketika ibu-ibu punya anak, lihatlah prosesnya. Hamilnya sembilan
bulan, sungguh begitu berat, tidur susah, berdiri juga berat, masya
Allah. Kemudian saat melahirkannya pun sakit setengah mati. Padahal
setelah si anak lahir belum tentu balas budi.
Bayangkanlah kalau semua proses tersebut tidak disertai keikhlasan,
apa yang kita dapatkan? Oleh sebab itu, bagi para ibu, nikmatilah
proses hamil sebagai ladang amal. Nikmatilah proses mengurus anak,
pusingnya, dan rewelnya anak sebagai ladang amal. Nikmatilah proses
mendidik anak dengan penuh jerih payah dan tetesan keringat sebagai
ladang amal. Jangan pikirkan apakah anak mau balas budi atau tidak,
sebab kalau kita ikhlas menjalani proses, insya Allah tidak akan
pernah rugi. Rezeki kita bukan apa yang kita dapatkan, tapi apa yang
dengan ikhlas dapat kita lakukan. Wallahu a'lam bish-shawab
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.
Senin, 2009 Mei 25
Kamis, 2009 Januari 15
Burn the Devil's heart
“ Memanaskan hati iblis “
Di hadapan sejumlah sahabat, pada suatu hari Rasulullah Muhamad SAW bertanya kepada Iblis..!
Muhamad SAW : jika engkau bisa menjawab dengan jujur, Coba ceritakan padaku, siapa yang paling engkau benci ?
iblis : engkau wahai Muhamad, adalah orang yang paling aku benci dan kemudian orang2 yang mengikuti agamamu.
Muhamad SAW : Lalu siapa lagi yang paling engkau benci ?
Iblis : Seorang pemuda yang bertaqwa, yang mencurahkan dirinya hanya kepada Allah SWT! Lalu orang alim yang wara (menjaga diri dari SYUBHAT) lagi sabar. Lalu orang yang senantiasa menjaga KESUCIAN dari tiga kotoran (hadats besar, kecil, dan najis).
Muhamad SAW : lalu …… siapa lagi ?
Iblis : orang fakir yang sengtiasa bersabar, yang tidak pernah menuturkan kefakirannya kepada siapapun dan juga tidak pernah mengeluhkan penderitaan yang di alaminya.
Muhamad SAW : dari mana engkau tahu kalau ia bersabar?
Iblis : wahai Muhamad… bila ia masih dan pernah mengeluhkan penderitaannya kepada mahluk yang sama dengannya selama tiga hari, maka Allah SWT tidak akan mencatat perbuatannya dalam kelompok orang2 yang bersabar.
Muhamad SAW : siapa lagi yang engkau benci…..?
Iblis : orang kaya yang bersukur
Muhamad SAW : lalu apa yang bisa memberitahumu bahwa ia bersyukur …!
Iblis : bila saya melihatnya mengambil kekayaanya dari apa saja yang di halalkan dan kemudian di salurkan pada tempatnya.
Muhamad SAW : bagaimana kondisimu apabila umatku menjalankan shalat ?
Iblis : langsung merasa gelisah dan gemetar…. Sesunguhnya apabila seorang hamba bersujud kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan mengangkatnya satu derajat, apabila mereka berpuasa, maka saya terikat sampai mereka berbuka kembali, apabila mereka menunaikan manasik haji, maka saya jadi gila,apabila mereka membaca Al-Qur’an maka saya akan meleleh (mencair), seperti timah yang di panaskan dengan api, apabila mereka bersedekah, maka seakan akan orang yang bersedekah tersebut mengambil kapak lalu membelah saya menjadi dua “MENGAPA“ sebab dengan sedekah itu, Allah SWT akan menurunkan keberkahan dalam hartanya, menjadikan dia di senangi di kalangan mahlukNya. Dengan sedekah itu pula Allah SWT akan menjadikan suatu penghalang antara neraka denganya dan akan menghindarkan segala bencana dan penyakit.
Muhamad SAW : segala puji bagi Allah SWT yang telah menjadikan umatku bahagia dan mencelakakanmu sampai pada waktu yang di tentukan.
Iblis : tidak mungkin … bagaimana umatmu bisa bahagia semantara saya senantiasa hidup dan tidak mati sampai pada waktu yang di tentukan. Lalu bagaimana engkau bisa bahagia terhadap umatmu, sementara saya bisa masuk kepada mereka melalui aliran darah dan daging, sedangkan mereka tidak melihatku, demi Tuhan yang telah menciptakanku dan telah menunda kematianku sampai pada hari mereka di bangkitkan kembali (kiamat), sungguh saya akan menyesatkan mereka seluruhnya baik yang bodoh maupun yang alim, yang awam maupun yang bisa membaca al’qur’an, yang nakal maupun yang rajin beribadah, kecuali hamba hamba AllaH SWT yang mukhlis (murni)
Muhamad SAW : wahai mahluk terkutuk ….siapa teman dudukmu
Iblis : orang orang yang suka makan riba
Muhamad SAW : siapa teman dekatmu
Iblis : orang yang berzina
Muhamad SAW : siapa teman tidurmu
Iblis : orang yang mabuk
Muhamad SAW : siapa tamumu
Iblis : Pencuri
Muhamad SAW : siapa utusanmu
Iblis : tukang sihir
Muhamad SAW : apa yang menyenanngkan pandangan matamu
Iblis : orang yang bersumpah dengan talak
Muhamad SAW : siapa kekasihmu
Iblis : orang yan meninggalkan shalat jum’at
Muhamad SAW : apa yang membuat hatimu panas
Iblis : bila manusia banyak beristighfar kepada Allah SWT di malam maupun di siang hari
Muhamad SAW : apa yang membuatmu merasa malu dan hina
Iblis : sedekah secara rahasia
Muhamad SAW : apa yang menjadikan matamu buta
Iblis : shalat di waktu sahur
Muhamad SAW : apa yang dapat mengendalikan kepalamu
Iblis : memperbanyak shalat berjamaah
Muhamad SAW : siapa orang yang paling membahagiakanmu
Iblis : orang yang sengaja meninggalkan shalat
Muhamad SAW : siapa orang yang paling celaka menurut engkau
Iblis : orang yang kikir, setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya, maka saya ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak dimohonkan prlindungan kepda Allah SWT dari setan yan terkutuk, setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah SWT dari setan ketika bersetubuh dengan istrinya, maka setan akan ikut bersetubuh, akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat kepadaku. “ saya mohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar mandi, saya memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku, saya memohon agar saya punya Al Qur’an maka syair adalah Al Qur;an ku, saya memohon agar saya punya Adzan, maka terompet adalah panggilan Adzan ku, saya memohon kepada-Nya agar saya punya tempat tidur, maka orang orang mabuk adalah tempat tidurku.
Muhamad SAW : Rasullulah SAW berkata kepada iblis “ andaikan tidak setiap apa yang engkau katakan itu di dukung oleh ayat-ayat dari kitab Allah, tentu aku tidak akan memembenarkanmu”
Di hadapan sejumlah sahabat, pada suatu hari Rasulullah Muhamad SAW bertanya kepada Iblis..!
Muhamad SAW : jika engkau bisa menjawab dengan jujur, Coba ceritakan padaku, siapa yang paling engkau benci ?
iblis : engkau wahai Muhamad, adalah orang yang paling aku benci dan kemudian orang2 yang mengikuti agamamu.
Muhamad SAW : Lalu siapa lagi yang paling engkau benci ?
Iblis : Seorang pemuda yang bertaqwa, yang mencurahkan dirinya hanya kepada Allah SWT! Lalu orang alim yang wara (menjaga diri dari SYUBHAT) lagi sabar. Lalu orang yang senantiasa menjaga KESUCIAN dari tiga kotoran (hadats besar, kecil, dan najis).
Muhamad SAW : lalu …… siapa lagi ?
Iblis : orang fakir yang sengtiasa bersabar, yang tidak pernah menuturkan kefakirannya kepada siapapun dan juga tidak pernah mengeluhkan penderitaan yang di alaminya.
Muhamad SAW : dari mana engkau tahu kalau ia bersabar?
Iblis : wahai Muhamad… bila ia masih dan pernah mengeluhkan penderitaannya kepada mahluk yang sama dengannya selama tiga hari, maka Allah SWT tidak akan mencatat perbuatannya dalam kelompok orang2 yang bersabar.
Muhamad SAW : siapa lagi yang engkau benci…..?
Iblis : orang kaya yang bersukur
Muhamad SAW : lalu apa yang bisa memberitahumu bahwa ia bersyukur …!
Iblis : bila saya melihatnya mengambil kekayaanya dari apa saja yang di halalkan dan kemudian di salurkan pada tempatnya.
Muhamad SAW : bagaimana kondisimu apabila umatku menjalankan shalat ?
Iblis : langsung merasa gelisah dan gemetar…. Sesunguhnya apabila seorang hamba bersujud kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan mengangkatnya satu derajat, apabila mereka berpuasa, maka saya terikat sampai mereka berbuka kembali, apabila mereka menunaikan manasik haji, maka saya jadi gila,apabila mereka membaca Al-Qur’an maka saya akan meleleh (mencair), seperti timah yang di panaskan dengan api, apabila mereka bersedekah, maka seakan akan orang yang bersedekah tersebut mengambil kapak lalu membelah saya menjadi dua “MENGAPA“ sebab dengan sedekah itu, Allah SWT akan menurunkan keberkahan dalam hartanya, menjadikan dia di senangi di kalangan mahlukNya. Dengan sedekah itu pula Allah SWT akan menjadikan suatu penghalang antara neraka denganya dan akan menghindarkan segala bencana dan penyakit.
Muhamad SAW : segala puji bagi Allah SWT yang telah menjadikan umatku bahagia dan mencelakakanmu sampai pada waktu yang di tentukan.
Iblis : tidak mungkin … bagaimana umatmu bisa bahagia semantara saya senantiasa hidup dan tidak mati sampai pada waktu yang di tentukan. Lalu bagaimana engkau bisa bahagia terhadap umatmu, sementara saya bisa masuk kepada mereka melalui aliran darah dan daging, sedangkan mereka tidak melihatku, demi Tuhan yang telah menciptakanku dan telah menunda kematianku sampai pada hari mereka di bangkitkan kembali (kiamat), sungguh saya akan menyesatkan mereka seluruhnya baik yang bodoh maupun yang alim, yang awam maupun yang bisa membaca al’qur’an, yang nakal maupun yang rajin beribadah, kecuali hamba hamba AllaH SWT yang mukhlis (murni)
Muhamad SAW : wahai mahluk terkutuk ….siapa teman dudukmu
Iblis : orang orang yang suka makan riba
Muhamad SAW : siapa teman dekatmu
Iblis : orang yang berzina
Muhamad SAW : siapa teman tidurmu
Iblis : orang yang mabuk
Muhamad SAW : siapa tamumu
Iblis : Pencuri
Muhamad SAW : siapa utusanmu
Iblis : tukang sihir
Muhamad SAW : apa yang menyenanngkan pandangan matamu
Iblis : orang yang bersumpah dengan talak
Muhamad SAW : siapa kekasihmu
Iblis : orang yan meninggalkan shalat jum’at
Muhamad SAW : apa yang membuat hatimu panas
Iblis : bila manusia banyak beristighfar kepada Allah SWT di malam maupun di siang hari
Muhamad SAW : apa yang membuatmu merasa malu dan hina
Iblis : sedekah secara rahasia
Muhamad SAW : apa yang menjadikan matamu buta
Iblis : shalat di waktu sahur
Muhamad SAW : apa yang dapat mengendalikan kepalamu
Iblis : memperbanyak shalat berjamaah
Muhamad SAW : siapa orang yang paling membahagiakanmu
Iblis : orang yang sengaja meninggalkan shalat
Muhamad SAW : siapa orang yang paling celaka menurut engkau
Iblis : orang yang kikir, setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya, maka saya ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak dimohonkan prlindungan kepda Allah SWT dari setan yan terkutuk, setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah SWT dari setan ketika bersetubuh dengan istrinya, maka setan akan ikut bersetubuh, akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat kepadaku. “ saya mohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar mandi, saya memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku, saya memohon agar saya punya Al Qur’an maka syair adalah Al Qur;an ku, saya memohon agar saya punya Adzan, maka terompet adalah panggilan Adzan ku, saya memohon kepada-Nya agar saya punya tempat tidur, maka orang orang mabuk adalah tempat tidurku.
Muhamad SAW : Rasullulah SAW berkata kepada iblis “ andaikan tidak setiap apa yang engkau katakan itu di dukung oleh ayat-ayat dari kitab Allah, tentu aku tidak akan memembenarkanmu”
The Miracle of Water
KEAJAIBAN AIR
Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." (Q.S. Al Anbiya:30)
Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, "Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)" di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, "Arigato". Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata "setan", kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur. Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.
Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa "mendengar" kata-kata, bisa "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.
Rasulullah saw. bersabda, "Zamzam lima syuriba lahu", "Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya". Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah ... Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s. Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.
Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." (Q.S. Al Anbiya:30)
Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, "Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)" di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, "Arigato". Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata "setan", kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur. Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.
Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa "mendengar" kata-kata, bisa "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.
Rasulullah saw. bersabda, "Zamzam lima syuriba lahu", "Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya". Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah ... Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s. Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.
Minggu, 2008 September 28
Free sites of Mobile Games,walpapers,themes,applications,videos,movie for Nokia,sonny ericcson,motorola,samsung and many more
free games's site :
www.waptrick.com
www.getjar.com / wap.getjar.com
www.funsymbian.com
free themes's site :
www.onsmartphone.com
www.waptrick.com
free video's site :
www.youtube.com
www.waptrick.com
free walpapers's site :
www.google.com
www.waptrick.com
www.waptrick.com
www.getjar.com / wap.getjar.com
www.funsymbian.com
free themes's site :
www.onsmartphone.com
www.waptrick.com
free video's site :
www.youtube.com
www.waptrick.com
free walpapers's site :
www.google.com
www.waptrick.com
Sabtu, 2008 September 20
Langgan:
Entri (Atom)

